STIKes BHM Madiun Ikut Serta dalam Pelatihan Siaga Bencana Bersama BPBD Kota Madiun
Madiun, 2 Desember 2025 — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun menyelenggarakan pelatihan siaga bencana yang diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi kesehatan di Kota Madiun. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Prodi Keperawatan STIKes Bhakti Husada Mulia (BHM) Madiun turut ambil bagian sebagai peserta aktif. Pelatihan berlangsung di Embung Pilangbango, Kecamatan Kartoharjo, Selasa (2/12/2025).
Sebanyak 181 mahasiswa dari salah satu institusi kesehatan di Kota Madiun dilatih langsung oleh tim BPBD melalui rangkaian materi dan praktik lapangan terkait penanganan kebencanaan sebagai aplikasi dari Mata Kuliah Keperawatan Bencana. Para peserta mendapatkan bekal pengetahuan mulai dari teknik dasar pemadaman api hingga keterampilan penyelamatan korban di air.
Pada sesi fire rescue, mahasiswa mempraktikkan cara memadamkan api menggunakan karung goni serta mempelajari penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Suasana pelatihan tampak interaktif dan penuh antusiasme ketika peserta mencoba langkah-langkah pemadaman api yang sesuai prosedur.
Selain itu, BPBD juga memberikan materi water rescue, yaitu teknik penyelamatan di air. Peserta mempelajari metode jangkau, lempar, dayung, hingga praktik secara langsung di air. Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan kemampuan penyelamatan di berbagai kondisi, seperti sungai, danau, hingga situasi banjir.
Salah satu peserta, Fresia Olivia, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberinya pengalaman baru serta pemahaman yang lebih luas tentang penanganan darurat. Hal serupa disampaikan oleh Amanda, peserta lainnya, yang menilai pelatihan ini sangat bermanfaat dan menjadi bekal penting saat terjun di masyarakat nanti.
Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Heter Hidayati, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya BPBD meningkatkan kesiapsiagaan generasi muda, khususnya mahasiswa kesehatan. “Kemampuan dasar penyelamatan sangat penting dimiliki generasi muda agar mampu membantu proses mitigasi maupun penanganan bencana,” ujarnya. Ia juga berharap pelatihan serupa dapat diselenggarakan secara rutin agar semakin banyak mahasiswa dan relawan yang terampil dalam kebencanaan.
Dengan keikutsertaan mahasiswa STIKes BHM Madiun dalam kegiatan ini, diharapkan mereka mampu menerapkan ilmu kebencanaan tidak hanya di lingkungan kampus, tetapi juga dalam pengabdian kepada masyarakat. “Dengan bekal pelatihan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi dalam upaya penanggulangan bencana, baik di lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat,” pungkas Heter Hidayati.
Copyright © 2017 - 2026 STIKES BHAKTI HUSADA MULIA MADIUN All rights reserved.
Developed by sekolahku.web.id