STIKES BHAKTI HUSADA MULIA MADIUN

JL. Taman Praja No.25 Madiun

"Profesionalisme Urat Nadiku, Indonesia Sehat Janji Baktiku"

STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Semeru BEM dan HMKM Bergerak Dua Hari Berturut-turut untuk Pemulihan Masyarakat Lumajang

Oleh Update brita ~ Dilihat 379 Kali

STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Semeru BEM dan HMKM Bergerak Dua Hari Berturut-turut untuk Pemulihan Masyarakat Lumajang

Lumajang, 6–7 Desember 2025 — STIKes Bhakti Husada Mulia (BHM) Madiun kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan menerjunkan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa Public Health (HIMPHA)  sebanyak 15 orang memberikan bantuan bagi warga terdampak bencana erupsi Semeru di Kabupaten Lumajang. Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan agenda berbeda yang difokuskan pada penyaluran bantuan logistik dan program pemulihan pascabencana.

Hari Pertama: Penyaluran Donasi Bersama Lazismu Lumajang Sabtu, 6 Desember 2025

Kegiatan dimulai pada Sabtu pagi dengan sesi briefing yang dipimpin oleh pengurus BEM STIKes BHM Madiun. Briefing tersebut bertujuan untuk mempersiapkan seluruh relawan agar kegiatan penyaluran donasi dapat berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran. Setelah briefing, rombongan relawan bertolak menuju Lumajang untuk menyerahkan bantuan kepada Lazismu Lumajang yang menjadi mitra resmi dalam distribusi donasi.

Setibanya di lokasi, BEM menyerahkan bantuan berupa pakaian layak pakai, paket sembako, serta donasi uang tunai sebesar Rp 7.000.000. Bantuan diterima langsung oleh perwakilan Lazismu Lumajang dan disaksikan oleh Sekretaris MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center) serta Ketua Lazismu Lumajang. Pihak Lazismu menyampaikan apresiasinya atas kepedulian mahasiswa STIKes BHM Madiun yang terus berkontribusi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Donasi tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada warga terdampak yang membutuhkan, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan keluarga korban yang kehilangan tempat tinggal. Ketua BEM STIKes BHM Madiun juga menegaskan bahwa aksi sosial semacam ini merupakan wujud nyata implementasi nilai kemanusiaan sekaligus bagian dari pengabdian masyarakat yang menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan kesehatan.

Hari Kedua: Pendidikan Pascabencana dan Pelayanan Kesehatan Lansia Minggu, 7 Desember 2025 – Desa Sumbersari, Lumajang

Pada hari berikutnya, kegiatan dilanjutkan oleh Himpunan Mahasiswa Public Health (HIMPHA) STIKes BHM Madiun yang melaksanakan program kemanusiaan di Desa Sumbersari, salah satu wilayah yang turut terdampak erupsi Semeru.

Kegiatan dimulai dengan penyuluhan pascabencana yang ditujukan kepada anak-anak. Kegiatan ini didampingi oleh tiga guru pendamping yaitu Ibu Wati, Ibu Nafisah, dan Ibu Khunainah. Penyuluhan berfokus pada:

  • Edukasi tentang kesiapsiagaan bencana
  • Cara menjaga kesehatan dan kebersihan diri setelah bencana
  • Aktivitas pemulihan psikososial melalui permainan edukatif
  • Mengembalikan rasa aman dan kenyamanan bagi anak-anak

Mahasiswa HMKM mengemas penyuluhan dengan metode interaktif agar anak-anak dapat memahami materi sambil tetap merasa senang dan termotivasi.

 

Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Lansia

Selain penyuluhan, HMKM juga membuka layanan pengecekan kesehatan gratis bagi lansia. Pemeriksaan mencakup pengecekan tekanan darah, pemeriksaan tanda vital dasar, konseling kesehatan, serta edukasi terkait penyakit degeneratif yang kerap dialami oleh kelompok usia lanjut. Program ini disambut antusias oleh warga, terutama para lansia yang selama masa pascabencana mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan. Mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental setelah melewati situasi bencana.

Kegiatan selama dua hari ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan materi, tetapi juga memberikan dukungan jangka panjang berupa edukasi, pelayanan kesehatan, dan pendampingan psikososial. Secara khusus, kegiatan ini bertujuan:

  • Memberikan edukasi pascabencana kepada anak-anak agar lebih siap menghadapi situasi darurat.
  • Meningkatkan kesehatan lansia melalui pemeriksaan kesehatan gratis dan konseling sederhana.
  • Memperkuat kepedulian sosial mahasiswa terhadap masyarakat terdampak bencana.
  • Mendukung pemulihan masyarakat Lumajang secara holistik melalui pendekatan kesehatan dan kemanusiaan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang aktif dalam aksi sosial dan tanggap bencana. Melalui BEM dan HIMPHA, mahasiswa tidak hanya belajar teori di bangku kuliah, tetapi juga mengimplementasikan ilmu dalam konteks nyata, terutama dalam kondisi darurat kemanusiaan.Aksi kemanusiaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus menanamkan nilai kepedulian, solidaritas, dan pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga kemanusiaan dalam menghadapi berbagai tantangan bencana di Indonesia.

 

  1. TULISAN TERKAIT
...

Dr. Retno Widiarini, S.KM.,M.Kes

Assalaamu’alaikum Wr. Wb        Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh pengunjung website Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Mulia Madiun…

Selengkapnya