Visitasi Kementerian Berlangsung Sukses: STIKes Bhakti Husada Mulia Mantapkan Langkah Transformasi Menjadi Universitas
Madiun, 20 November 2025 — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Mulia (STIKes BHM) Madiun kembali menorehkan langkah penting dalam upaya penguatan dan pengembangan kelembagaan. Pada tanggal 20 November 2025, STIKes BHM menerima kunjungan visitasi dari Kementerian sebagai bagian dari proses verifikasi dan evaluasi untuk usulan perubahan bentuk dari sekolah tinggi menjadi universitas.
Visitasi ini merupakan tahapan krusial yang menentukan kesiapan institusi untuk naik tingkat dalam struktur pendidikan tinggi nasional. Transformasi menjadi universitas diharapkan mampu membuka peluang lebih luas bagi STIKes BHM untuk memperluas rumpun ilmu, meningkatkan kapasitas riset, serta memperkuat kontribusi bagi masyarakat dan dunia pendidikan.
Kehadiran LLDIKTI Wilayah VII Perkuat Dukungan Regulasi dan Pembinaan
Pada kesempatan tersebut, turut hadir Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof. Dyah Savitri, bersama tim pendamping. Kehadiran beliau menunjukkan komitmen LLDIKTI dalam memastikan bahwa proses transformasi kelembagaan di lingkungan perguruan tinggi senantiasa terpenuhi sesuai standar regulasi pendidikan tinggi yang berlaku. Dalam sambutannya, Prof. Dyah Savitri menyampaikan apresiasi terhadap kesiapan STIKes BHM dalam menghadapi proses transformasi kelembagaan.“Perubahan bentuk menjadi universitas bukan hanya sekadar menambah program studi, tetapi juga meningkatkan tata kelola, kualitas SDM, dan budaya akademik. Kami melihat STIKes BHM telah menunjukkan kesiapan ke arah itu, dan kami berharap proses ini berjalan lancar sesuai harapan,” ujarnya.
Yayasan BHM Berkomitmen Penuh Dukung Transformasi Institusi
Kegiatan visitasi juga dihadiri oleh seluruh Yayasan Bhakti Husada Mulia mulai dari Dewan Pembina, dewan Pengawas, Ketua beserta jajaran pengurus. Ketua yayasan Bhakti Husada Mulia Madiun Bapak Sumarni Ichsan, AMK,S.KM menegaskan dukungan menyeluruh dan penuh untuk semua aspek pendanaan, pengembangan infrastruktur, peningkatan kualitas tenaga pendidik, hingga perluasan fasilitas akademik telah disiapkan secara matang. Dalam pemaparannya, Yayasan BHM menekankan bahwa perubahan bentuk menjadi universitas merupakan langkah jangka panjang yang sudah diproyeksikan sejak lima tahun terakhir, sebagai respon terhadap kebutuhan masyarakat dan perkembangan pendidikan tinggi di Jawa Timur.
Penambahan Dua Program Studi Baru sebagai Wujud Pengembangan Multidisipliner
Salah satu fokus utama visitasi adalah rencana pembukaan dua program studi baru, yaitu:
Program studi ini dipersiapkan untuk menjawab kebutuhan industri digital yang berkembang pesat, terutama dalam e-commerce, startup teknologi, digital marketing, dan pengembangan produk digital. Kehadirannya dianggap dapat memperkaya ragam keilmuan yang sebelumnya didominasi oleh rumpun kesehatan.
Program ini dirancang untuk mencetak tenaga pendidik dan instruktur teknologi informasi yang kompeten di era transformasi digital. Kurikulumnya berfokus pada pembelajaran berbasis teknologi, pengembangan media pembelajaran digital, hingga keahlian pemrograman dasar yang relevan dengan kebutuhan sekolah maupun lembaga pendidikan nonformal.
Penambahan kedua prodi ini menunjukkan keseriusan STIKes BHM untuk memperluas fokus akademik menuju universitas yang multidisipliner dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Pemantapan Kesiapan Akademik, SDM, dan Infrastruktur
Seluruh pejabat struktural STIKes BHM hadir lengkap, mulai dari Ketua, Wakil Ketua, para Kepala Unit, Kepala Lembaga, hingga seluruh Ketua Program Studi. Tim asesor dari kementerian melakukan pendalaman terhadap:
Proses tanya jawab berlangsung interaktif dan konstruktif. Tim kementerian memberikan sejumlah catatan perbaikan dan rekomendasi penguatan agar persyaratan perubahan bentuk dapat terpenuhi sepenuhnya.
Ketua STIKes BHM Ibu Dr. Retno Widiarini, S.KM.,M.Kes dalam penyampaiannya menyatakan bahwa perubahan bentuk bukan sekadar tuntutan tren, tetapi merupakan kebutuhan strategis untuk peningkatan kualitas kelembagaan.
“Transformasi ini adalah langkah nyata kami untuk memperluas keilmuan dan meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan SDM di Jawa Timur dan Indonesia. Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya menguasai bidang kesehatan, tetapi juga teknologi dan bisnis digital,” tegasnya.
Pihak kampus juga menyampaikan bahwa beberapa infrastruktur baru sedang disiapkan, termasuk perluasan gedung perkuliahan, laboratorium teknologi, ruang startup mahasiswa, serta pusat inovasi akademik berbasis digital. Proses visitasi pada 20 November 2025 ini berjalan lancar dan memberikan hasil positif. Kementerian akan melakukan penilaian lanjutan sebelum menerbitkan rekomendasi resmi perubahan bentuk.
Dengan berlangsungnya visitasi ini, STIKes BHM optimis bahwa transformasi menjadi Universitas Bhakti Husada Mulia dapat segera terwujud, sehingga mampu menyediakan program pendidikan yang lebih beragam, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan generasi masa depan.
Copyright © 2017 - 2026 STIKES BHAKTI HUSADA MULIA MADIUN All rights reserved.
Developed by sekolahku.web.id