STIKES BHAKTI HUSADA MULIA MADIUN

JL. Taman Praja No.25 Madiun

"Profesionalisme Urat Nadiku, Indonesia Sehat Janji Baktiku"

PROGRAM PPKMB 2020 STIKES BHM MADIUN

Senin, 28 September 2020 ~ Oleh Update brita ~ Dilihat 187 Kali

PKKMB / OSPEK STIKES BHM MADIUN  TAHUN 2020

 

STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) atau biasa disebut masa orientasi pengenalan Kampus Tahun 2020 mulai tanggal 21 s/d 23 September 2020 bertempat di Aula Lantai 4 dan lantai 2 dengan peserta kegiatan sebanyak 300peserta yang dibagi menjadi 3 hari pelaksanaan.

Pada masa pandemic ini kegiatan PKKMB ini dibuat dengan 2 model yaitu menggunakan metode daring (online)  maupun luring, hal ini mengingat kondisi saat sekarang ini masih rentan dengan tingkat penyebaran covid19 di Indonesia dalam laporan PKKMB tahun 2020 Ketua Panitia PKKMB tahun 2020 Ibu Sesaria Betty, S.Kp.Ns,M.Kes.

Bagi peserta PKKMB yang berasal dari Luar Wilayah Kota Madiun tetap wajib untuk ikut kegiatan ini dengan menggunakan metode online yang disiapkan panitia yaitu dengan menggunakan aplikasi zoom.

Bagi peserta yang tidak diijinkan oleh orangtua dan atau merasa kurang sehat dapat mengikuti PKKMB menggunakan metode daring atau online.

 “Tidak ada perpeloncoan,tidak ada sistem balas dendam kepada adik tingkat, dan harus sesuai dengan amanat dari kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu Membangun karakter mahasiswa yang kreatif disiplin dan berbudi” kata Waka III Humas dan Kemahasiswaan Agustinus Kusdwiadji, SE.,MM.

“Saya telah memerintahkan kepada Tim gugus Covid19 Kampus Stikes BHM agar  menerapkan aturan-aturan ketat dan protocol kesehatan yang tinggi untuk menekan tingkat penyebaran Covid-19 ini “ menurut Ketua Stikes yaitu Bapak Zaenal Abidin,S.KM.,M.Kes.

Melalui Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kampus STikes BHM Faqih Nafirullah, S.Kep.,Ns.,M.Kep bahwa seluruh rangkaian kegiatan PKKMB ini telah melalui system protokol kesehatan yang ketat seperti harus mendapatkan ijin dari orang tua yang  berasal dari daerah area Kota Madiun Madiun dan sekitarnya.Peserta wajib mengenakan masker dan menggunakan faceshild dan di cek suhu tubuh menggunakan thermal infrared. Setiap kelompok maksimal terdiri dari 10-15 orang wajib mencuci tangan  sebelum memasuki ruangan. Jarak antara tiap peserta minimal 1,5meter dan Acara luring PKKMB hanya maksimal 3 jam per hari

Setelah penggunaan ruangan, petugas melakukan penyemprotan desinfektan termasuk akses menuju aula dan auditorium.

Kami telah mengirimkan surat kepada Pemerintah Kota Madiun terkait pelaksanaan kegiatan PKKMB tahun 2020 dan direspon oleh Pemkot Madiun dengan menurunkan Tim Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Agar Warga Sehat (Pendekar Waras) Kota Madiun.

Tim Pendekar waras terdiri dari gabungan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pemerintah Kota Madiun dan BPBD yang tugas nya untuk melakukan investigasi dan kunjungan lapangan pada hari Senin tanggal 21 September 2020. Tim pendekar Waras “mengacungi jempol” atas protocol kesehatan yang diterapkan pada kegiatan PKKMB Stikes BHM ini kutip dari halaman madiuntoday.id.

 

Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) Stikes Bhakti Husada Mulia Kota Madiun ini bisa menjadi contoh di masa pandemi Covid-19. Tim Pendekar Waras Kota Madiun yang meninjau lokasi memberi acungan jempol kepada instansi pendidikan tersebut. Pasalnya, penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan kegiatan sudah cukup bagus.

‘’Secara umum bagus. Kita hanya menghimbau agar penerapan protokol kesehatan tidak menurun tapi makin ditingkatkan untuk kegiatan selanjutnya, ‘’Pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan juga sudah dilakukan secara tertib. Bahkan, yang di Stikes juga memakai face shield, ’Memang seperti ini yang kami harapkan. Dari instansi bersurat sebagai pemberitahuan. Kami menindaklanjuti berdasar arahan pimpinan. Ini semata untuk kebaikan bersama’’ kata Rizky Dwi Akbar Aprilian, anggota Pendekar Waras yang turut dalam kunjungan lapangan.

  1. TULISAN TERKAIT